Pemeliharaan Baglog Jamur Tiram | Jamur Bandung
bibit jamur bandung

Pemeliharaan adalah segala macam upaya yang dilakukan agar sesuatu terjaga dan terawat. Pemeliharaan baglog berarti segala macam upaya yang kita lakukan agar baglog kita terjaga dan terawat. Semua upaya tersebut kita lakukan agar baglog yang berada di dalam kumbung jamur kita dapat berumur lebih panjang dan memberikan hasil yang maksimal (hasil panen lebih melimpah).

Proses pemeliharaan baglog membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Banyak para petani yang menyepelekan proses ini dikarenakan malas, tidak mau bekerja kotor, dan tidak tahu ilmunya. Padahal jika Anda melakukannya, Anda akan mendapatkan dua keuntungan yaitu Anda akan tersingkir dari golongan orang-orang yang malas dan Anda layak mendapatkan hasil yang maksimal karena telah menyempurnakan ikhtiar Anda dalam berbudi daya jamur tiram.

Salah satu faktor penghambat seseorang mendapatkan kesuksesan dan rezeki yang melimpah adalah rasa malas. Pada awalnya rasa malas memang gratis namun dampak dari rasa malas nanti, Anda harus membayar dengan harga yang sangat mahal. Tidak ada ceritanya orang malas mendapatkan kesuksesan. Mereka yang berjaya adalah orang-orang yang mampu menundukkan rasa malas dan menggantikannya dengan yang namanya ‘ketekunan’. Salah satu bentuk ketekunan yang bisa dilakukan dalam budidaya jamur tiram adalah dengan cara melakukan proses pemeliharaan baglog.

Jamur tiram yang tumbuh dalam baglog Anda adalah makhluk hidup. Sama halnya dengan manusia, mereka memiliki ‘rasa’ dengan cara mereka. Mereka membutuhkan perlakuan yang baik dan juga lingkungan yang kondusif untuk tumbuh secara maksimal. Pertumbuhan mereka akan terhambat jika ada yang menghambat dan tidak sedikit yang mati jika penghambat tersebut tidak segera disingkirkan. Setidaknya ada 3 hal yang bisa menghambat pertumbuhan mereka, diantaranya adalah sebagai berikut.

  1. Si pemakan miselium
  2. Banyak serangga yang menyukai miselium. Mereka datang karena bau spora menarik perhatian mereka. Kumbung yang tidak terkontrol membuat mereka sangat mudah untuk masuk ke dalam kumbung dan memakan miselium yang ada pada baglog. Pemeliharaan baglog yang bisa Anda lakukan adalah segera mengeliminasi si pemakan miselium tersebut. Cara yang paling murah yaitu mengeliminasi langsung semua serangga yang masih dalam bentuk larva (ulat) yang tumbuh pada sela-sela miselium dan jamur tiram Anda dengan menggunakan tangan Anda atau alat bantu pembersih lainnya.

  3. Jamur kontaminan
  4. Meskipun baglog Anda telah mengalami proses sterilisasi dan bebas dari kontaminan, namun setelah Anda membuka plastik dan kapas penutup baglog Anda saat dipindahkan ke ruang panen maka pada saat yang bersamaan peluang untuk terganggu oleh kontaminan juga masih ada. Diantara kontaminan tersebut adalah jamur Trichoderma sp.(berwarna hijau), Monilia sitophila / jamur oncom (berwarna orange), dan Aspergillus sp (berwarna hitam). Pemeliharaan baglog yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara mengerik/memotong bagian baglog yang terkontaminasi.

  5. Dehidrasi
  6. Penyiraman baglog yang kurang atau cuaca yang panas bisa menyebabkan permukaan baglog Anda mengering dan membatu (permukaan menjadi keras). Hal ini bisa menghambat proses pertumbuhan jamur tiram. Pemeliharaan baglog yang bisa Anda lakukan adalah dengan cara memotong bagian permukaan baglog yang sudah kering dengan menggunakan pisau atau cutter dan melakukan penyiraman ke bagian permukaan yang sudah dipotong tersebut.

    Sebenarnya masih banyak hal-hal yang bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan jamur tiram. Namun pada tulisan ini, kami hanya membahas 3 hal saja. Untuk mendapatkan kelengkapan materi tentang bagaimana pemeliharaan baglog secara lengkap ikuti PELATIHAN BUDIDAYA JAMUR TIRAM yang kami selenggarakan atau beli buku KIAT SUKSES BUDIDAYA JAMUR TIRAM (mandiri dalam membuat bibit dan andal dalam berbudidaya) cetakan kedua yang akan segera kami terbitkan. Semoga bermanfaaat.

    Mohon untuk tidak copas isi tulisan ini (sebagian atau keseluruhan) tulisan tanpa seijin pemilik website ini. Terima Kasih.

    ||Baca juga artikel lainnya||

Like this post0

Leave a reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Go top